Joe Satriani
Biography :
Warisan American Italia (kakek-neneknya berasal dari Piacenza di samping ayahnya dan Bari di sisi ibunya), [rujukan?] Satriani telah terinspirasi bermain gitar pada usia empat belas segera setelah belajar dari kematian Jimi Hendrix [6]. Dia telah telah dikatakan telah mendengar kabar itu selama sesi latihan sepak bola, di mana ia menghadapi pelatihnya dan mengumumkan bahwa ia berhenti untuk menjadi gitaris. [7] Pada tahun 1974, Satriani belajar musik dengan jazz gitaris Billy Bauer dan dengan pianis jazz Lennie penyendiri Tristano . Teknis yang menuntut Tristano sangat dipengaruhi bermain Satriani. Satriani mulai mengajar gitar, dengan siswa yang paling menonjol pada saat ini sesama Long Island asli Steve Vai. Sementara ia mengajar Vai, dia sedang menghadiri Five Towns College untuk studi di bidang musik.
Pada tahun 1978 Satriani pindah ke Berkeley, California untuk mengejar karir musik. Segera setelah tiba di California, ia kembali mengajar. Murid-muridnya termasuk Steve Vai, Kirk Hammett dari Metallica, David Bryson Counting Crows dari, Kevin Cadogan dari Third Eye Blind, Larry LaLonde dari Primus / Dimiliki, Alex Skolnick dari Perjanjian, Rick Hunolt (ex-Keluaran), Phil Kettner dari Lääz Rockit, Geoff Tyson T-Ride, Hunter Charlie dan Turin David.
1980
Satriani mulai bermain di sebuah band berbasis di San Francisco disebut square, [8] di mana ia terus jaringan dan membuat hubungan musik (Kuadrat suara manusia John Cuniberti co-produser album kedua). Dia akhirnya diundang untuk bergabung dengan Greg Kihn Band, yang berada di downside karir mereka, tetapi yang kemurahan hati membantu Satriani melunasi hutang kartu kredit yang luar biasa dari rekaman album pertamanya. [9] Ketika temannya dan mantan siswa yang diperoleh Steve Vai ketenaran bermain dengan David Lee Roth pada tahun 1986, Vai meracau tentang Satriani dalam beberapa wawancara dengan majalah gitar, termasuk majalah Guitar World. Pada tahun 1987, album kedua Satriani Surfing dengan Alien diproduksi hits radio populer dan rilis all-instrumental pertama bagan jadi sangat dalam bertahun-tahun. Pada tahun 1988 Satriani membantu menghasilkan EP The Eyes of Horror untuk band death metal Dimiliki.
Pada tahun 1989, merilis album Satriani Flying in a Blue Dream. Hal itu dikatakan terinspirasi oleh kematian ayahnya, yang meninggal pada tahun 1989 selama rekaman album. "One Big Rush" adalah fitur pada soundtrack untuk film Cameron Crowe Katakanlah Apa .... "The Forgotten Bagian II" adalah fitur pada Labatt Blue komersial di Kanada pada tahun 1993. "Tidak dapat Slow Down" ditampilkan dalam urutan mobil-mengejar dalam dibintangi Don Johnson menunjukkan Nash Bridges.
1990
Pada tahun 1992, Satriani dirilis yang keras, album yang paling kritis dan komersial berhasil acclaimed to-date. Stasiun radio di seluruh negeri dengan cepat menangkap "Summer Song" yang juga mendapat dorongan besar dari yang digunakan oleh Sony pada waktu itu dalam kampanye komersial yang cukup besar untuk pemain mereka Discman CD portabel. [10] "Cryin '", "Teman "dan judul lagu juga hits daerah di radio.
Pada akhir 1993, Satriani bergabung dengan Deep Purple sebagai pengganti sementara untuk berangkat gitaris Ritchie Blackmore selama tur band dari Jepang. Konser yang sukses, dan Satriani diminta untuk bergabung dengan band secara permanen namun ia menolak, karena baru saja menandatangani kontrak multi-album solo dengan Sony, jadi Steve Morse mengambil slot gitaris di Deep Purple.
G3
Pada tahun 1996, mendirikan Satriani G3, tur konser dimaksudkan untuk menampilkan trio kekuatan yang terdiri dari tiga gitaris rock instrumental. Lineup asli menampilkan Satriani, Vai, dan Eric Johnson. G3 (tur) terus secara berkala sejak versi perdananya, di mana Satriani adalah satu-satunya anggota permanen, yang menampilkan berbeda anggota kedua dan ketiga. Gitaris lain yang telah melakukan sedemikian konfigurasi G3 meliputi antara lain: Yngwie Malmsteen, John Petrucci, Kenny Wayne Shepherd, Robert Fripp, Andy Timmons, Uli Jon Roth, Michael Schenker, Adrian Legg dan Paul Gilbert.
Steve Vai
Karier
- Group Band Saat Ini: Steve Vai
- Group Band Sebelumnya: Hot Chocolate, The Ohio Express, Circus, Rayge, Bold As Love, Axis, Morning Thunder, Frank Zappa, The Out Band, The Classified, 777, Alcatrazz, David Lee Roth, Whitesnake
- Pengaruh: Joe Satriani, Frank Zappa
- Gitar: Ibanez Universe, Ibanez JEM
Permainannya mulai dari blues, jazz, rock sampai klasik dan ethnic music. Permainan gitarnya pun tidak terbatas pada komunitas gitar saja tetapi juga bagi orang-orang awam yang tidak mendalami gitar.
Pada umur 6 tahun, Steve mulai belajar piano. Pada umur 10 tahun, Steve mulai belajar bermain akordeon. Pada umur 13 tahun barulah Steve mulai mendalami gitar dan sejak saat itu lahirlah seorang dewa gitar yang baru.
Steve Vai mengawali kariernya dengan album debutnya Flex-Able Leftovers pada tahun 1984. Pada tahun 1990, Steve merilis album keduanya yang berjudul Passion and Warfare. Album ini mendapat pengakuan internasional dan Steve memenangkan polling pembaca majalah Guitar Player dalam 4 kategori yang berbeda. Album Steve yang ketiga berjudul Sex & Religion dirilis tahun 1993 dan album keempatnya Alien Love Secrets dirilis tahun 1995. Pada tahun 1996 album kelima Steve Fire Garden dirilis.
Tahun 1999, Steve meluncurkan album keenamnya yang berjudul Ultra Zone. Dalam album ini Steve lebih banyak memfokuskan dirinya dalam komposisi lagu dan bereksperimen dengan gitarnya. Tahun 2001 album The Seventh Song dirilis dan album ini berisi lagu-lagu slow/ballad yang pernah dirilis Steve dengan ditambah beberapa lagu baru. Dan di tahun 2001 Alive in an Ultra World pun dirilis.
Steve Vai juga pernah memproduksi 2 album Natal yang berjudul Merry Axemas Vol.1 dan Merry Axemas Vol.2, juga konser G3 bersama Joe Satriani dan Eric Johnson/Kenny Wayne Shepherd dan terakhir John Petrucci turut juga bergabung dalam G3.
Belakangan ini Steve Vai lebih memfokuskan diri bereksperimen pada permainan gitarnya dan sekarang ini band Steve Vai ditambah seorang pemain bass yang sudah tidak asing lagi buat fans-fans rock tahun 80-an, Billy Sheehan.
Paul gilbert
Nama Lengkap: Paul Brandon Gilbert Website Resmi: Paul Gilbert Tempat/Tgl Lahir: 6 November 1966 di Carbondale Illinois - USA. Group Band Saat Ini: Racer X Group Band Sebelumnya: Racer X, Mr.Big Pengaruh: Eddie Van Halen Pendidikan: Tamatan GIT (Guitar Institute Of Technology) dan Instruktur GIT. Gitar: Ibanez Paul Gilbert Model (PGM) Signature Series Keahlian: Alternate Picking, String Skipping, Arpeggio, dll.
Paul Gilbert merupakan salah satu dewa gitar seperti halnya Steve Vai, Yngwie, John Petrucci lainnya. Sebelumnya Paul dikenal melalui group bandnya Mr.Big, rekaman Mr.Big yang laku keras turut membesarkan nama Paul di dunia musik rock.
Paul sendiri sudah cukup mengegerkan dunia gitaris pada tahun 86-87 sebagai pemain gitar tercepat di dunia ketika Paul masih bergabung dengan group band Racer X. Teknik permainannya telah sempurna saat ia baru menginjak 17 tahun itu.
Pada usia 5 tahun (1971) Paul sudah mulai mempelajari gitarnya, 10 tahun berikutnya (1981) Paul coba mengirim demo rekamannya ke produser Mike Varney dan di luar dugaanya Mike sangat mengagumi permainannya di samping Tony Macalpine.
Pada tahun 1984 Paul pindah ke LA dan melanjutkan sekolah gitarnya ke GIT (Guitar Institute of Technology) dan kini telah menjadi instruktur sekolah gitar bergengsi ini.
Pada tahun 1986 dia bergabung dengan band pertamanya Racer X dengan album debutnya "Street Lethal ", kemudian "Second Heat" (1987) & "Live! Extreme Volume" (1988).
Pada tahun 1989 Paul meninggalkan Racer X dan bergabung dengan group band MR.BIG dengan pemain bass yang disegani "Billy Sheehan", vocalis Eric Martin dan drummer Pat Torpey.
Mereka meluncurkan album pertamanya "MR.BIG" dan MR.BIG tampil untuk pertama kalinya di Jepang pada bulan Oktober.
Selanjutnya Paul meluncurkan album berikutnya: "Live! Raw Like Sushi" (1990), "Mr Big - Lean into it" (1991), "Mr.Big - San Francisco Live" (1992), "Racer X - Live Extreme Volume 2" (1992), "Mr.Big - Bump Ahead" (1993), "Mr.Big - Live! Raw Like Sushi 2" (1994), "HEY MAN" & " The best of MR.BIG" (1996), "Hard Rock Cafe", " Live At Budokan " & solo " King of Club" (1997)
Lagu "To Be With You" (dari Album "Lean Into It") menduduki posisi pertama di majalah Billborad USA selama 3 minggu.
Pada tahun 1998 Paul tampil pertama kali di Jepang dengan solo albumnya. Paul meluncurkan album solo "Flying Dog". Tahun 1999 Paul kembali ke Jepang dan meluncurkan album solo kedua "Beehive Live" dan album ketiga Racer X "Technical Difficulties".
Tahun 2003 album Burning Organ dirilis, kali ini masuk ke label Indonesia dibawah naungan Staria Enterprise. Namun album berikutnya, Acoustic Samurai tidak lagi di Staria, melainkan berpindah ke label Variant Music. Kemudian Paul menggelar promo tur album "Spaceship One" hingga ke Indonesia. Hal ini disambut antusias oleh penggemar-penggemarnya, pasalnya banyak artis asal Amerika yang menarik diri karena takut disweeping oleh pihak-pihak tertentu.
NAV
Nama : Novri tapi biasa di panggil dengan sebutan Nav
Tempat tanggal lahir : Kerinci Jambi Tepatnya di kota sungai penuh 02 November 1990 tepatnya dia lahir.
Sejak Berumur 10 tahun ia telah menekuni dunia gitar, di tahun 2000 dia sudah mempunyai grup Band sendiri yang di lengkapi personil saudara saudaranya sendiri
Dan di tahun 2004 dia melanjutkan hobinya di di kota Jakarta dan sering gonta ganti band di Jakarta antara lain nama bandnya adalah
Jendral jack,
X-Treme,
Batalion 16 dan banyak lagi yang tak bisa disebutkan satu per satu.
Nav menekuni semua jenis music kecuali Dangdut dia sangat senang dengan Hobinya dan dia menganggap hobinya adalah cita-citanya, meskipun di negri indonesia tidak terlalu mencari bakat gitar tapi dia tetap semangat mengharapkan cita-citanya tetap tercapai..
dia ingin menunjukan kepada musik indonesia bahwa music harus dilengkapi dengan skil karna itu bisa membanggakan dunia music di indonesia, agar diperhitungkan di seluruh dunia.
sejak tahun 2004 dia mengenal sosok
Joe satriani, Sreve vai, Paul gilbert. Nav sangat membanggakan sosok tiga Gitaris Itu... Sehingga dia menamai dirinya sendiri dengan sebutan
Nav Satriani Vai Gilbert
semenjak Nav mengenali sosok Tiga gitaris hebat itu semangat nav semakin bertambah untuk Mendalami dunia gitar, dan Nav pun Bermimpi untuk bisa Featuring dengan Tiga gitaris hebat itu.
Tiga gitaris hebat itu sangat membimbing Nav untuk menambah Skil gitarnya walaupun lewat video.
Berikut salah satu band yang pernah bergabung dengan Nav, band yang bernama
Batalion 16 yang musiknya berbau Hip Rock Metal....